Pengaruh SKB 5 Menteri terhadap PPAI

Terbitnya SKB 5 Menteri, ternyata membawa pengaruh yang signifikan terhadap eksistensi PPAI. Sementara ini PPAI adalah pengawas pada TK/RA/SD/MI se kecamatan tertentu, sedangkan menurut SKB tersebut, Pengawas dibagi menjadi 2, yaitu Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI.
Pengawas Madrasah memiliki beban kerja setara dengan 24 jam guru, bila membidangi 7 madrasah minimal, baik MI, MTs, atau MA. Artinya, bagi pengawas Madrasah, 7 madrasah sudah mencukupi sebagai ganti beban mengajar 24 jam sebagaimana yang di isyaratkan undang-undang untuk guru. Bisa jadi Madrasah tersebut satu kecamatan, atau beberapa kecamatan. Atau bisa jadi satu kecamatan ada 2, 3, atau lebih Pengawas Madrasah.
Sementara Untuk Pengawas Pendidikan Agama Islam, beban kerja 24 jamnya di analogkan dengan 35 GPAI (Guru Pendidikan Agama Islam) baik pada SD- SMP atau SMU/K. Jadi Pengawas PAI boleh jadi membawahi Guru dari SD-SMK/U se kecamatan atau beberapa kecamatan.
Perubahan ini merupakan PR besar bagi Kementerian Agama, utamanya bagian Kepegawaian dan Mapenda. Pemetaan dan pemerataan kadang terasa sulit ketika masing-masing pengawas memiliki order tertentu, meminta jatah di tempat tertentu atau pada Sekolah/madrasah tertentu.
Oleh karena itu kebijakan dan ketegasan dibutuhkan agar SKB 5 Menteri ini dapat segera terealisasi secepatnya.
Dalam rangka menyukseskan hal tersebut, Mapenda Jatim telah mengucurkan bantuan komputer ke pengawas. Sementara ini di kabupaten Malang mendapatkan 4 unit komputer. Alhamdulillah, Pengawas Gedangan mendapatkan salah satunya. Terimakasih kepada Kabid Mapenda Jatim atas programnya, dan teman-teman pengawas lainnya menunggu bantuan berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s