Pengaruh Orkes Dangdut terhadap mental anak

Orkes dangdut kini merebak bagai jamur. Bermacam-macam goyang di tampilkan, mulai ngebor, ngecor, goyang gergaji, goyang patah-patah, vibrator, dan banyak istilah lainnya. Di desa, rupanya lebih parah lagi. Nampak tidak ada kontrol sosial dan kontrol aparat, sehingga membuat para Ndangduters smakin gila” dalam mengekspresikan dirinya

Diantara kegilaanyya adalah menampilkan aurat kewanitaan yang semestinya ditutupi, dibuka se luas-luasnya dan se- terbuka-terbukanya, sehingga semua orang bisa menyaksikan, tak terkecuali anak kecil. Miris.

Sebagai contoh, orkes ndangdut di Bajulmati yang di upload oleh suhendri, menampilkan wanita ndangduters yang membuka BH nya dan memamerkan kedua buah dadanya secara luas kepada khalayak umum. Sungguh suatu pemandangan yang tak layak konsumsi, utamanya bagi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Ini adalah PR besar bagi guru, utamanya Guru PAI, untuk bisa menangkal dan berupaya agar hal semacam itu tak terjadi lagi. Perlu kiranya koordinasi dengan Polsek setempat dan Muspika kecamatan agar mereka yang melakukan porno aksi bisa ditindak dan tidak mewabah lagi.

Sekedar contoh orkes, dapat dilihat disini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s